Profil STIEAD

gedungkSTIE Ahmad Dahlan Jakarta (STIEAD) merupakan salah satu amal usaha milik Persyarikatan Muhammadiyah di bawah naungan Majelis Pendidikan Tinggi PP Muhammadiyah. Sebagaimana visi dan misi Persyarikatan Muhammadiyah, STIEAD Jakarta menandaskan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, nilai-nilai Islam, berbudaya, profesionalisme serta transparansi yang bertujuan menghasilkan Sumber daya manusia profesional dibidangnya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Sebagai salah satu institusi pendidikan nasional, STIEAD Jakarta dalam operasionalisasinya juga mengacu pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan merujuk pada berbagai peraturan pemerintah tentang pendidikan nasional. Karena itu, jati diri dan karakteristik tersebut menjadikan STIEAD Jakarta dapat menghasilkan Sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dalam menghadapi perubahan dan tantangan ekonomi global. Tingkat penyerapan Sumber daya manusia yang tinggi serta kompetitif menjadikan STIEAD Jakarta menyadari bahwa bidang ekonomi dan bisnis adalah bidang yang selalu dibutuhkan dan tetap eksis sepanjang kehidupan manusia dengan berbagai bentuk dan perubahannya.

Sebelum STIEAD berubah bentuk, Pertama sekali berdiri bernama Akademi Muhammadiyah (ABM) didirikan di Jalan Kramat Raya No 49 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Wilayah Jakarta Pusat. ABM didirikan 1 Januari 1968 dengan Surat Keputusan Direktur Akademi Bank Muhammadiyah Nomor 001/ABM/1968 dan selanjutnya dikukuhkan dengan Surat Nomor E­1/042/70 tanggal 14 Mei 1970. Pendiri Akademi Bank Muhammadiyah tiga orang pakar ekonomi (Mr. Sjafrudin Prawiranegara, Prof. Dr. Moch. Arjad Anwar, MBA dan Drs. A. Sofyan Tanjung).

Akademi Bank Muhammadiyah adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Jurusan Keuangan dan Perbankan yang diasuh oleh Persyarikatan Muhammadiyah Tahun Akademik 1974. Akademi Bank Muhammadiyah mendapat status “terdaftar” berdasarkan Surat Keputusan Kopertis Wilayah III Nomor 02/SKT/74. Sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat maka pada tahun 1983/1984, Akademi Bank Muhammadiyah Jakarta menambah unit jurusan baru yaitu Jurusan Akuntansi dan mendapat Survai Izin Operasional dari Kopertis Wilayah III Nomor 09/Kop.IIII/SV/1985 tanggal 24 Mei 1985. Pada tanggal 27 Juli 1985 dengan Surat Keputusan Mendikbud Nomor 0331/0/1985 Akademi Bank Muhammadiyah telah berubah nama menjadi Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah (AKPM) Jakarta dengan dua jurusan yaitu Keuangan dan Perbankan dan Akuntansi.

Pada tanggal, 12 Januari 1986 AKPM Jakarta Jurusan Akuntansi menjadi Akademi Akuntansi Muhamadiyah Jakarta sedang jurusan Keuangan dan Perbankan tetap menjadi Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah Jakarta. Pada tanggal 30 Maret 1987 dengan Surat Keputusan Mendikbud No. 0181/0/1987 AKPM Jakarta telah memperoleh status Diakui. Dengan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh AKPM Jakarta selama ini, maka berdasarkan keputusan Mendikbud RI Nomor 0831/0/1989, tanggal 16 Desember 1989, AKMP Jakarta dinaikkan status menjadi “Disamakan”.

Pada tanggal 25 Pebruari 1998 berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud No. 60/DIKTI/Kep/1998 Akademi Keuangan dan Perbankan berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan dengan dua program studi yaitu Diploma tiga Keuangan dan Perbankan  dan Strata satu Manajemen Keuangan dan Perbankan..Sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat tahun 2000 menambah dua progam studi yaitu Program Studi Strata satu Akuntansi dan Diploma tiga akuntansi, sehingga STIE Ahmad Dahlan mempunyai empat program studi yaitu Strata satu Manajemen keuangan, Strata satu Akuntansi, Diploma tiga Keuangan dan Perbankan  dan Diploma tiga  Akuntansi,


Previous page: STIE Ahmad Dahlan
Next page: Visi & Misi STIEAD