Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel

Gandeng DLH Tangsel, BEM STIE Ahmad Dahlan Jakarta Siap Dirikan Bank Sampah

Badan Eksekutif Mahasiswa STIE Ahmad Dahlan (BEM STIEAD) bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan (DLH Tangsel). Acara yang dimonitori oleh Dian Nurdiani dari Kementerian Sosial & Lingkungan BEM STIE Ahmad Dahlan dikemas dalam bentuk sosialisasi yang  berlangsung di Gedung Kampu STIEAD pada sabtu, (22/7/2017).

Sosialisasi kepada mahasiswa STIEAD oleh DLH Tangsel mengenai cara mendayagunakan sampah dihadiri oleh ketua Forum Silaturahmi Bank Sampah, Eka Madya Ratna, SE. Serta Dhimas Wiwoko, SH. yang merupakan pegiat bank sampah. Tujuan dilaksanakannya sosialiasi adalah untuk menghimbau mahasiswa akan pentingnya menjaga lingkungan, salah satu cara dengan mendaur ulang sampah agar memiliki nilai guna dan nilai jual. 

“Sebenarnya jika kita betul–betul peduli dengan kebersihan lingkungan dan mampu menerapkan program bank sampah, jumlah sampah akan menjadi sangat sedikit yang benar – benar tidak berguna. Sampah organik bisa kita jadikan pupuk dan sampah non – organik bisa kita sulap menjadi beragam barang yang memiliki nilai guna”. Ujar Eka saat memperkenalkan program bank sampah kepada mahasiswa. 

Diketahui, program bank sampah selain memberikan manfaat kebersihan pada lingkungan juga menghasilkan dalam bentuk material. Pendapatan bank sampah di salah satu kompleks masyarakat kota tanggerang selatan mencapai lima sampai dengan enam juta rupiah perempat bulannya.

“Pendapatan tidak kami terima setiap kali melakukan program bank sampah. Sejak bulan februari sampai akhir bulan lalu (dibaca: Juni) kami menghasilkan lima sampai enam juta rupiah,” ujar Dhimas.

Antusias mahasiswa untuk menjalankan program bank sampah sangat luar biasa, hal ini terlihat bahwa pada waktu yang bersamaan BEM STIE Ahmad Dahlan membentuk kepengurusan bank sampah serta menghimbau para mahasiswa untuk ikut serta dalam menjalankan program bank sampah. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua BEM STIEAD. 

“Semoga dengan terpilihnya Aldy Wirawan sebagai ketua bank sampah dapat menjalankan program bank sampah dengan baik untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa STIE Ahmad Dahlan untuk ikut berpartisipasi,” tegas Muhadzir. 

STIEAD merupakan kampus kedua di kota tangerang selatan yang berpastisipasi untuk mensukseskan program bank sampah yang digagas oleh DLH Tangsel yang diketuai oleh Ir. Yepi Suherman, MM. 

“Saya senang melihat antusias mahasiswa (STIE Ahmad Dahlan) untuk menjalankan program bank sampah. Kampus ini merupakan kampus kedua di kota tangerang selatan yang telah bergabung dengan kami,” ungkap Yepi.

Ia juga meyakini program bank sampah yang dijalankan mahasiswa mampu menciptakan gerakan sosial melalui inovasi dan akan memberikan efek yang luar biasa. Serta, berharap STIEAD akan menjadi kampus rujukan dalam pengelolaan sampah.

"Acara sosialisasi tentang pengelolaan sampah sengaja kita masuk ke lingkungan, karena saya yakin para mahasiswa apabila di gerakan akan memberikan efek yang luar biasa. Saya berharap STIE Ahmad Dahlan akan menjelma menjadi Perguruan Tinggi yang dijadikan rujukan untuk edukasi pengelolaan sampah berbasis mahasiswa. Bila konsep Bank Sampah berjalan di kalangan mahasiswa, maka akan mendorong  gerakan sosial yang luar biasa karena mahasiswa masih idealis jadi akan memiliki banyak inovasi. Khususnya di STIE Ahmad Dahlan yang kampusnya tersebar di seluruh wilayah merupakan modal dan kekuatan yang luar biasa. Yang penting kita punya kemauan dan komitmen pasti kita bisa,” pungkasnya. (SPRM)

DIREKTORI KHUSUS