Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel

Seminar Dakwah Islam “Relasi Kerajaan Champa Vietnam dengan Islam di Indonesia”

Dalam rangka mengenal agama Islam yang ada di dunia, STIE Ahmad Dahlan (STIEAD) Jakarta mengadakan Seminar Dakwah Islam dengan tema “Relasi Kerajaan Champa Vietnam dengan Islam di Indonesia”. Acara tersebut merupakan acara bulanan Civitas Akademika STIEAD Jakarta, seminar tersebut diselenggarakan pada Jum’at (17/6/16) di ruang pertemuan Sjarir Nurut.

STIE Ahmad Dahlan mengundang langsung pemateri yang juga penulis buku “Champa Kerajaan Kuno di Vietnam”, Ir. H. Erlangga Ibrahim dan Syahrizal Budi Putranto dan hadir juga Civitas Akademika STIEAD Jakarta. Pada seminar tersebut STIEAD berharap agar para Civitas Akademika bisa menggali potensi yang ada dan juga menambah pengetahuan untuk Civitas Akademika.

Champa pertama kali disebut dalam sebuah catatan tahun 192 Masehi Pada saat itu, kerajaan Champa dikenal dengan nama Lin-Yi. Dikatakan letak Champa berada di Vietnam Tengah (tepatnya yang sekarang adalah daerah Hue), ketika sebuah pejabat setempat memberontak terhadap kekuasaan Tiongkok di wilayah tersebut. Jadi baik sumber legenda maupun sejarah mengkonfirmasi adanya suatu hubungan Champa di selatan dengan Tiongkok di utara.

Hubungan dengan Tiongkok berlanjut sepanjang sejarah Champa. Akhir dari Dinasti Han pada tahun 220 M menandai runtuhnya sebuah Tiongkok yang bersatu selama beberapa ratus tahun, dan pada abad ke 6 Masehi, Champa bahkan menyerang Vietnam bagian utara, yang ketika itu dikuasai oleh Dinasti Chen Selatan yang dianggap sedang lemah.

Bangsa Cham akhirnya dikalahkan oleh seorang jendral Tiongkok bernama Pham Tu. Ketika Dinasti Tang berkuasa di Tiongkok pada abad ke 7 Maseshi, penyerangan oleh Champa ke utara berhenti selama dua ratus tahun. Kemudian misi-misi diplomatik pun dikirim oleh raja-raja  Champa ke Tiongkok. Pada kesempatan itu Ir. H. Erlangga Ibrahim juga mengatakan, orang champa merupakan bangsa yang berasal dari pulau jawa.

Setelah memaparkan materi pokok buku Champa, seminar yang berlangsung dengan seru itu dilanjut sesi tanya jawab. Para peserta yang hadir sangat bersemangat dalam bertanya, ingin mengetahui lebih jauh mengenai kerajaan champa itu sendiri. Setelah sesi tanya jawab selesai, seminar ditutup dan diakhiri dengan foto bersama sang penulis buku.

 

DIREKTORI KHUSUS